Cara Terbaik untuk Bikin Custom E-commerce Website yang Laris Manis

Kalau Anda berjualan produk yang berupa barang, maka Anda harus punya custom e-commerce website yang benar-benar menarik. Namun, persaingan yang ketat dengan kompetitor mungkin membuat Anda lebih sulit dalam mengembangkan website Anda. Maka dari itu, Anda sangat perlu memahami setiap detail dari ecommerce website milik Anda.

Pelajari trik-trik untuk mengatur tampilan website Anda, agar saat konsumen mengunjunginya, mereka merasa ingin membeli produk Anda. Tidak masalah apakah ini website baru Anda atau Anda sedang mengubah tampilan website lama yang sudah ada. Untuk itu, mari simak cara-cara terbaik mengatur tampilan website agar semakin ramai pembeli, seperti berikut ini:

Memilih Desain Tampilan Minimalis

E-commerce website yang desainnya simpel memiliki conversion rate yang lebih tinggi. Jadi, coba lihat kembali homepage Anda. Kira-kira, apa yang pertama kali dilihat oleh pengunjung website? Kalau Anda merasa bisa melihatnya dengan jelas, berarti itu sudah bagus. Namun, kalau ada banyak banner, gambar atau warna yang mencolok, ini justru membuat orang bingung. Mereka tidak tahu call-to-action Anda, bagian mana yang harus diklik.

Membuat Menu yang Simpel

Menu di website merupakan cara yang tepat untuk mengelompokkan barang-barang yang Anda jual berdasarkan kategorinya. Namun, pastikan Anda tidak membuat menu yang tampilannya terlalu rumit. Terlalu banyak kategori menu justru akan membuat customer bingung dan tidak bisa menemukan yang mereka cari. Buatlah menu yang simpel dan pilih kategori umum agar mencakup banyak jenis barang yang lebih spesifik.

Tambahkan Kolom Pencarian

Kolom pencarian akan sangat memudahkan pengunjung website Anda untuk menemukan barang yang dicari dengan cepat. Biasanya, kolom ini paling nyaman diletakkan di bagian atas, pojok kanan, karena orang-orang familiar dengan tampilan tersebut.

Gunakan Layanan Web Hosting Premium

Menurut riset, kecepatan loading halaman website yang lambat bisa menurunkan kepuasan customer sampai 16%, dan konversi 7%. Sementara, kelebihan utama web hosting premium yang berbayar adalah kecepatan loading halaman website-nya. Loading-nya lebih cepat dan lancar. Jadi, pengunjung website Anda pasti akan suka.

Menerapkan Strategi SEO

Berdasarkan riset, 46% konsumen yang ingin belanja online itu akan mencari e-commerce yang menjual barang yang dicarinya melalui mesin pencarian seperti Google. Jadi, kalau website Anda tidak ada di halaman pertama, pembeli akan belanja di toko online kompetitor. Makanya, selalu gunakan strategi SEO agar peringkat website Anda berada di halaman pertama Google.

Menulis Artikel Blog Secara Rutin

Biasanya seorang pembeli tidak akan mengunjungi website Anda setiap hari. Hanya top customer yang mungkin berbelanja sekali dalam sebulan. Karena orang-orang jarang mengunjungi website Anda untuk belanja, maka Anda bisa membuat blog yang berisi konten menarik, menghibur dan informatif. Ini membuat orang tertarik untuk mengikuti update di website Anda. Begitu mereka sudah lebih sering mengunjungi website Anda, besar kemungkinan para pengunjung tersebut tertarik belanja di toko online Anda.

Memiliki e-commerce website yang tampilannya simpel dan menarik bisa mengoptimalkan penjualan bisnis Anda. Maka dari itu, Anda bisa menggunakan layanan pihak ketiga dalam mengelola e-commerce website Anda. 

Untuk pembuatan custom e-commerce website yang efektif dan efisien, Maxsol siap membantu Anda. Semua kebutuhan kustomisasi Anda dapat dieksekusi dengan cara paling tepat sesuai kebutuhan bisnis Anda. Pengalaman 10 tahun di bidang Digital Creative Solution menjadikan Maxsol pilihan terbaik untuk pengembangan e-commerce Anda. 

5 thoughts on “Cara Terbaik untuk Bikin Custom E-commerce Website yang Laris Manis”

  1. Pingback: Pengaruh Digital COVID-19 Terhadap Perilaku Konsumen di Indonesia

  2. Pingback: Pentingnya Digital Transformation untuk Bisnis Serta Cara Memulainya

  3. Pingback: Digital Marketing Trend Terbaru E-Commerce di Masa Covid-19

  4. Pingback: Perbedaaan E-commerce Marketplace Website di Mata Konsumen

  5. Pingback: Persiapkan Bisnis Hadapi Adaptasi New Normal Stay @ Home Economy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *